Hukum Mushaf Al-Qur’an Pelangi (Warna-warni) Atau Dihias

loading...


Jawaban asy-Syaikh ‘Adil as-Sayyid hafizhahullah tentang mushaf al-Qur’an warna-warni yang dewasa ini tersebar di antara pemuda-pemudi di sekolah-sekolah dan kampus-kampus.

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum warahmatullah,
Fadhilatus Syaikh yang mulia, apa hukum mushaf yang akhir-akhir ini tersebar di tengah-tengah pemuda-pemudi ini; mushaf berwarna-warni yang mereka sebut sebagai Mushaf Barbie! Wal-‘iyadzu billah! Wajazakumullah khairan.

Syaikh حفظه الله menjawab,
“Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh.

Marhaban wahai syaikh Samir. Lelucon model apa ini?! Semoga Allah memaafkanmu.

Aku tidak pernah tergambar sebelumnya bila perbuatan main-main akan sampai mengenai al-Qur’an dengan alasan menyajikannya kepada manusia dalam bentuk yang sesuai dengan kemasan seluruh barang dagangan lain yang sifatnya menyenangkan,

Yang ini berlawanan dengan sikap mengagungkan Kitabullah Ta’ala yang sepantasnya dihormati dan dikemas dalam bentuk yang layak bagi Kalam Rabbil Alamin.

Adapun bentuk yang aku lihat ini dan yang menyerupainya -wal-‘iyadzu billah- adalah mainan anak-anak dan hadiah-hadiah yang diberikan dalam kesempatan yang disebut Valentine’s day dan yang semisalnya.

Jadi sepantasnya kitab-kitab ilmu dijaga dari yang semisal ini. Kami tidak menerima buku cetak dalam satu disiplin ilmu pun yang dikemas dalam bentuk seperti ini!

Lalu apa pendapat kalian apabila yang seperti ini terjadi pada Kitab Allah Rabb semesta alam Subhanahu wa Taala? Sungguh benar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ketika bersabda,

إذا زخرفتم مساجدكم وحليتم مصاحفكم فالدبار عليكم

“Apabila kalian menghiasi masjid-masjid dan mushaf-mushaf kalian, kebinasaan lah bagi kalian!”

Hadits ini dihasankan oleh al-Albani dalam ash-Shahihah. Sepertinya di jilid 3.

Demikian ini menurutku, wallahu a’lam. Cukuplah Allah bagi kita dan Ia adalah sebaik-baik Pelindung.”

Sumber: atsar.id

loading...

Leave a Reply