Ketua BEM UI Ditawari Umroh GRATIS dan Beasiswa di Jerman, Jawabannya Bikin SALUT

loading...

 

 

Nama Zaadit Taqwa langsung menjadi buah bibir setelah aksinya mengacungkan kartu kuning ke arah Presiden Jokowi saat acara Dies Natalis Ke-68 UI di Balairung, Depok, Jumat (2/2/2018).

Atas aksinya itu, Ketua BEM UI ini bahkan ditawari umrah oleh AMI Foundation. AMI Foundation adalah yayasan yang dimiliki oleh Azzam Mujahid Izzulhaq.

Melalui pendidikan dan penelitian, AMI Foundation memberdayakan SDM, sosial dan ekonomi Indonesia; menjadikan Indonesia sebagai negara yg bisa menjadi garda depan bagi perubahan produktif di kawasan regional dan menjadi panutan bagi masyarakat internasional yg lebih luas.

Namun yang mengagetkan adalah jawabannya.

“Masya Allah Tabarakallah.. Zaadit Taqwa, Ketua Umum BEM UI menolak dengan halus undangan Umroh dari saya melalui @AMIFoundation_ dengan alasan masih banyak agenda perjuangan yg lebih prioritas dan harus diselesaikan. Sungguh, Adinda Zaadit adalah pejuang! Barakallahu fik,” kata CEO AMI Group Azzam M Izzulhaq melalui akun Twitternya pada Sabtu (2/1/2018).

Diketahui, tawaran beasiswa tersebut diberikan oleh AMI Group pada Jumat kemarin.

Meski tawarannya sudah ditolak, siapa sangka CEO AMI Foundation tetap kukuh memberikan apresiasi atas tindakan berani Zaadit Taqwa.

Lantaran Zaadit Taqwa masih menyandang status sebagai mahasiswa, ia pun bernisiatif untuk memberikan bea siswa untuk jenjang selanjutnya.

Tak main-main, sang CEO mengatakan akan menyiapkan universitas terbaik di Jerman atau Turki.

“Walau demikian, saya dan @AMIFoundation_ tetap akan memberikan apresiasi. Kami siapkan Universitas terbaik di Jerman atau Turki untuk kelanjutan studinya ke depan. Tetaplah berjuang, Dik!,” kata Azzam.

 

Tak tanya itu, saat ditanya netter soal kelanjutan tawaran umrah, Azzam mengatakan kemungkinan akan diberikan nanti.

@Mimi_Hokyah : Klo ga ksh umrohnya nanti aja bareng sm ortunya.

“Insya Allah,” balas CEO AMI Foundation.

Presiden Jokowi Juga Memberikan Penawaran Pada Zaadit Taqwa

Sementara itu, Presiden Joko Widodo punya tawaran lain.

“Ya yang namanya aktivis muda, ya namanya mahasiswa, dinamika seperti itu biasalah. Saya kira ada yg mengingatkan itu bagus sekali,”

ujar Presiden kepada jurnalis di Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu 3 Februari 2018.

Dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Presiden menambahkan bahwa dirinya akan mengundang perwakilan dari BEM UI untuk berkunjung ke Papua .

Dengan demikian perwakilan BEM UI dapat melihat medan yang dihadapi dan penanganan kesehatan oleh pemerintah.

“Mungkin nanti saya akan kirim, mungkin ketua dan anggota BEM UI untuk ke Asmat.”

“Biar lihat bagaimana medan yang ada di sana, kemudian problem-problem besar yang kita hadapi di daerah-daerah terutama di Papua ,” kata Presiden.

Sumber: Tribunnews

 

loading...

Leave a Reply