Simpan Kerangka Suami dan Anak Selama 2 tahun, NN Mengaku Dapat Bisikan Gaib

loading...

NN, Wanita penyimpan jasad suami dan anak selama 2 tahun di Cimahi, Bandung. Foto: Saifal/Islampos.

CIMAHI—Warga sempat di gegerkan dengan penemuan jasad di dalam rumah, namun ada yang tidak lazim dalam penemuan jasad Nanung Sobana (85) dan Hera Sri Herawati (50). Keduanya ditemukan telah menjadi tulang belulang di dalam rumah mereka sendiri, di Gang Nusa Indah 6, RT 07/RW 17, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Selasa (30/1/2018).

Setelah ditelusuri jenazah dua orang yang terikat hubungan ayah dan anak itu karena Neneng Hatidjah (NN), yang tak lain merupakan istri dari Nanung dan ibu dari Hera, mendapat bisikan gaib untuk tidak menguburkan jasad keduanya.

Kepada pihak kepolisian, Neneng mengaku mendapat bisikan gaib usai dirinya melaksanakan salat tahajud selama 40 hari. Akhirnya, ia tak melepas kepergian suami dan anaknya yang telah meninggal dengan menyimpan jasad keduanya di dalam rumah hingga menjadi kerangka.

Diceritakan oleh Kapolsek Cimahi Selatan, AKP Sutarman, berdasarkan pengakuan dari Neneng yang saat ini sudah dibawa ke RSUD Cibabat, bisikan gaib tersebut mengatakan jika suami dan anaknya akan bangkit lagi.

“Memang pengakuan dari Ibu Neneng seperti itu, dia mendengar ada bisikan setiap malam kalau suami dan anaknya akan bangkit lagi. Tapi akan kita lakukan pengembangan lagi,” ujar Kapolsek Cimahi Selata, AKP Sutarman.

Hal tersebut diperkuat dengan penemuan sejumlah benda berupa keris dan beberapa tangkai bunga yang ditempatkan di dalam sebuah baskom.

“Saat ini kami sedang mengaitkan hubungan dari benda berupa keris dan bunga yang ditemukan di salah satu sudut bagian rumah dengan pengakuan ibu Neneng. Karena bagaimanapun, menyimpan jasad hingga menjadi tulang belulang itu kan tidak lazim,” katanya.

Sebelumnya Neneng dibawa ke Polsek Cimahi Selatan bersama anak ketiganya, Deni Rohmat (43) untuk dimintai keterangan. Sedangkan anak kedua Neneng, Erna Rendrasari (48) dibawa ke rumah sakit jiwa untuk dilakukan pemeriksaan kejiwaannya.

“Sudah kami bawa untuk diberikan tindakan awal. Karena kondisi Ibu Neneng dan anaknya Deni dalam keadaan syok dan lemah, maka dibawa ke RSUD Cibabat. Kalau Erda sudah dirujuk ke rumah sakit jiwa,” tuturnya. []

Reporter: Saifal

loading...

Leave a Reply